Perbudakan Intelektual

17 06 2008

Wahai para Mahasiswa pernahkah terfikir setelah lulus kuliah nanti akan kemana?? Merintis karir pada perusahaan besar yang ”all aset”, memulainya dari bawah? Atau, menerima pekerjaan apa saja supaya tidak menganggur. Sebelum menetapkan tujuan tujuan anda, tidak ada salahnya merenungi sebentar pendapat DR. Ali Shariati, seorang cendikiawan asal Iran, ”Saya menyaksikan jenis perbudakan lain yang sedang dipraktekkan di pusat-pusat Intelektual di Eropa, Cambridge, dan Sorbonne, dimana budak-budak yang diperdagangkan bukan manusi-manusia primitif dari rimba raya Afrika, namun para Intelektual yang sangat pintar. Sesungguhnya mereka sendirilah yang menawarkan untuk dilelang di hadapan para barisan kapitalis dan agen-agen korporasi dan perusahaan raksasa Amerika, Eropa, Rusia dan bagian Industrial.” Sekarang tinggal pilih Apakah mau kita menjadi budak-budak Intelek yang menjadi buruh para kapitalis atau kita yang memerangi para Kapitalis tersebut. Sekarang tergantung pada diri kalian sendiri para mahasiswa tentunya, jangan sampai para Kapitalis menjajah bangsa kita dan akhirnya kita yang merasa dirugikan.. Kawan mari kita ingat kembali pesan Albert Einstein, ” try not to become a man of success but rather try to become a man of value”, karena bukankah sesungguhnya kita adalah para khalifah allah di muka bumi ini. Cita-cita yang besar dimulai dari mimpi yang kecil. Yakin Usaha Sampai.

Aris tek’43

Ketua Bid.PTKP HMI (Pergurun Tinggi Kemahsiswaan dan Pemuda Himpunan Mahsiswa Islam)

Iklan